oleh : Dete Aliah
Long Term Observer pada Pemilihan Presiden dan Provincial Council Afghanistan,
Agustus 2009
Long Term Observer pada Pemilihan Parlemen Afghanistan, September 2010
Afghanistan di masa lalu
Berbicara tentang Afghanistan, pikiran kita langsung tertuju pada Taliban, bom bunuh diri, wanita berburka, dan konflik yang tak pernah berakhir hingga kini.
Negara ini dikelilingi oleh Pakistan di bagian Selatan dan Timur, dengan Iran di bagian baratnya, dengan Turkmenistan, Uzbekistan dan Tajikistan dibagian Utara dan Cina di Timur laut. Afghanistan benar-benar dikunci oleh negara-negara tersebut sekaligus tidak memiliki laut membuat Afghanistan sangat tergantung sekali pada suplai dari negara-negara tetangga untuk berbagai kebutuhan hidup masyarakatnya.
Namun, posisi yang dijepit oleh berbagai negara ini juga menempatkan Afghanistan pada posisi strategis. Melalui negeri inilah para pedagang bisa berniaga ke banyak negara di sekitarnya. Sejak jaman dahulu, Afghanistan merupakan jalur sutra dan wilayah migrasi manusia dari satu negara ke negara di sekitarnya.
Karena banyaknya kepentingan negara-negara tetangga, maka Afghanistan mengalami banyak sejarah pendudukan militer seperti Alexander Agung, Chandragupta Maurya dan Genghis Khan. Kemudian banyak dinasti yang di bentuk di negara ini, seperti dinasti Saffarids, Ghaznavids, Ghorids, Timurids, Moghul dan lainnya. Peradaban di Afghanistan menurut para arkeologi sudah terbentuk sekitar 3000 – 2000 SM.
No comments:
Post a Comment